Sekapur Sirih

Sekapur Sirih

Apa yang ada dipikiran kamu ketika kamu diminta untuk menyajikan manu harian untuk keluarga? Bagi yang sudah bisa memasak, tentu hal ini tidak menjadi masalah. Lalu bagaimana dengan mereka yang belum bisa memasak? Apakah hal ini menjadi dilema besar bagi kamu yang belum bisa memasak? Tidak punya basic memasak bukan berarti kamu tidak bisa memasak. Ada beberapa orang yang saya temui, dan beragam cerita mereka tentang dunia memasak. Ada yang tidak bisa memasak namun tidak mau belajar, ada juga yang sudah mulai belajar, namu ketika mereka menemui kegagalan, mereka enggan untuk terus belajar memasak. Ada pula yang merasa memasak itu hal yang merepotkan. Ada pula yang beranggapan untuk bisa memasak itu membutuhkan modal besar harus sekolah harus kursus dan lain sebagainya. Beragam cerita yang telah saya dengarkan dari beberapa orang yang saya temui.

Saya tidak memiliki basic di dunia masak-memasak, sejauh ini belum pernah mengikuti kursus memasak. Lalu apa yang saya lakukan untuk bisa memasak?

Dahulunya, saya hanya senang membantu orang tua memasak. Saat itu saya hanya membantu mengaduk-aduk saja, saya tidak mengerti apa bahan yang ada dalam campuran masakan ibu saya saat itu. Ketika saya besar, tidak kepikiran untuk sampai seperti saat ini (jadi gemar memasak). Banyak hal yang sudah saya lakukan sampai akhirnya saya memilih untuk fokus berkarya dari dapur. Suami dan anak saya-lah yang menjadi inspirasi saya untuk bisa memasak. Sebelum saya lebih fokus untuk menggeluti dunia memasak, saya fokus di dunia kreatifitas. Hari-hari, saya habiskan untuk membuat kerajinan tangan, meski saya tetap memasak untuk sajian keluarga. Namun lebih banyak waktu yang saya habiskan untuk membuat kerajinan tangan tersebut. Sejak itulah, saya mulai memikirkan bagaimana agar saya bisa menyajikan santapan yang disukai oleh keluarga. Tahap awal yang saya lakukan adalah mencari referensi dari berbagai sumber, baik itu dari internet maupun dari buku-buku resep masakan yang saya beli dari toko buku. Beberapa kali saya mencoba membuat resep masakan dari internet selalu saja rasanya tidak sesuai dengan selera saya dan keluarga. Dan saya juga sudah mencoba resep dari beberapa buku resep yang saya beli. Tetap hasilnya tidak sesuai dengan selera. Meskipun demikian, saya tidak kecewa dengan mereka yang menyediakan resep di internet dan di buku resep. Mungkin yang mereka suguhkan itu emang cocok dengan selera mereka. Saya terus berusaha bagaimana caranya agar saya bisa memasak yang sesuai dengan selera saya dan keluarga.

Sejak itu saya mulai belajar mengenal lebih jauh tentang bumbu masakan, baik itu rempah, maupun bahan-bahan lainnya. Mengenal fungsi dan manfaatnya, dan bagaimana cara mengolahnya. Saya mulai dengan mengenali rempah-rempah, mencarinya di pasar, mencoba memasaknya. Pada dasarnya saya belajar memasak secara otodidak, dari mengenal bahan, mencobanya (eksperimen). Tidak sekali dua kali saya menemui kegagalan, namun dari setiap kegagalan itulah saya lebih bersemangat untuk mencoba lagi dan lagi, bukannya menyerah malah membuat saya tambah bersemangat. Saya terus mengulangi sampai saya mendapatkan apa yang saya inginkan, tentunya bukan untuk saya sendiri.

Pada dasarnya hingga saat ini, saya masih terus belajar banyak hal. Maka dari itu, saya harapkan bagi siapapun di luar sana yang tidak bisa memasak dan ingin belajar memasak, jangan pernah takut untuk mencoba, jangan pernah menyerah jika menemukan kegagalan, dan jangan sungkan untuk bertanya.

“Semakin banyak yang kita ketahui, maka semakin banyak pula yang tidak kita ketahui”.

“Semakin banyak yang kita bagikan, maka semakin banyak ilmu yang akan kita dapatkan”

 

Salam “Suka Suka”,

Amel (Mamak Chef) 😉😊

 

 

One Response to Sekapur Sirih

  1. Chan October 20, 2018 at 3:52 am #

    Thank you very much, from know your youtube, I learned how to make Hurrican swiss roll cake. I’m 71 years old and not very good English, I’m Vietnamese. You make very perfect cake.

Leave a Reply

Show Buttons
Hide Buttons
error: Content is protected !!